Disuria Adalah? Ketahui Apa Penyebab Disuria Beserta Gejalanya

Disuria Adalah? Ketahui Apa Penyebab Disuria Beserta Gejalanya

Baca Juga

       

       Disuria adalah adalah istilah dari dunia medis dimana diartikan sebagai trasa nyeri, seperti terbakar, panas, serta perasaan tak nyaman ketika hendak buang air kecil. Masyarakat luas lebih mengenal keluhan ini dengan istilah anyang-anyangan. Gejala ini dapat dirasakan oleh anak-anak hingga orang tua, baik laki-laki / perempuan. 


Sebenarnya disuria salah jika disebut sebagai suatu penyakit, tetapi lebih tepat disebut suatu gejala dari penyakit lain, contohnya adalah infeksi saluran kencing dimana penyebabnya cenderung adalah melemahnya saluran kemih, sehingga terjadi suatu kondisi dimana otot saluran kemih tak bisa memicu atau bahkan sebaliknya tak bisa menghentikan buang air kecil.  Oleh sebab itu, pengobatan pada penderita disuria tak hanya bertujuan sebagai pereda keluhan rasa nyeri ketika kencing saja, tetapi juga untuk mengatasi penyebab disuria. 


Gejala dari disuria yang dirasakan oleh penderita pada umumnya yaitu nyeri ketika saat buang air kecil. Namun selain itu bisa juga timbul gejala penyerta lain yang dirasakan oleh penderita secara bersamaan, tetapi keluhan tersebut dapat berbeda-beda tergantung dari penyebab penyakitnya. 

Beberapa keluhan / gejala pada penderita disuria yaitu : 

a. Demam. 
b. Nyeri daerah pinggang.
c. Keluarnya bercak nanah (pria) atau keputihan yang tidak biasa (wanita).
d. Sering buang air kecil (frekuensi) yang tak dpat ditahan (urgensi).

Gejala Disuria Sering Buang Air Kecil

e. Obstruksi / buang air kecil tersendat atau tak lancar seolah-olah tertahan.
f. Menurunnya kontraksi otot detrusor (serat otot pada kandung kemih). 
g. Kendala di leher kandung kemih yang menyebabkan kandung kemih tidak bisa kosong. 
h. Kontraksi tak terkoordinir.



Walaupun penyakit disuria seringkali menunjukkan terdapat infeksi saluran kemih (ISK) namun disuria bisa terjadi karena mempunyai penyebab lain, yaitu :


Penyebab Disuria


1. Infeksi pada sistem kemih 

Infeksi yang terdapat di dalam sistem kemih adalah penyebab paling utama dan yang paling sering terjadi pada penderita disuria. Infeksi di sistem kemih tersebut pada umumnya penyebanya yaitu bakteri. Infeksi ini bisa menjangkit di berbagai bagian mana pun pada sistem kemih, dimana mulai dari ginjal, ureter (saluran pembawa air kencing yang berasal dari organ ginjal menuju kandung kemih), kandung kemih, serta uretra (saluran pembawa air kencing yang ditampung di kandung kemih dialirkan keluar dari tubuh). Namun pada umumnya lebih sering disebabkan oleh adanya infeksi kandung kemih. 


Penyebab Disuria Infeksi Saluran Kemih

Faktor resiko terbesar terjadinya infeksi saluran kemih yaitu : 

- Cenderung jenis kelamin wanita 
- Memiliki riwayat keluarga penyakit diabetes 
- Usia lanjut 
- Pembesaran kelenjar prostat pada pria 
- Adanya batu ginjal 
- Saat sedang hamil 
- Terpasang selang kateter 
- Infeksi , ini adalah paling sering disebabkan oleh adanya infeksi jamur. selain terasa nyeri ketika buang air kecil, maka jika terdapat infeksi di miss.V juga kadang disertai dengan keluhan lain yaitu lendir keputihan ketika keluar serta mengeluarkan bau yang tak sedap. 



2. Penyakit menular 

Penyakit menular  adalah penyebab disuria kedua paling sering, dimana penyakit itu seperti : herpes genitalia, chlamydia, serta dapat juga gonorrhoea. Selain keadaan disuria, gejala-gejala lain yang kemungkinan bisa timbul dari penyakit menular  ini yaitu rasa  gatal, terasa panas atau perih, keluar keputihan yang sangat tidak normal, terdapat lepuhan atau seperti benjolan-benjolan berisi cairan yang dapat mudah pecah. 



3. Terjadi peradangan (inflamasi) serta iritasi 

Adanya peradangan tersebut bisa terjadi di dalam sistem kemih atau bahkan di daerah genitalia. Beberapa kegiatan seseorang yang bisa membuat terjadinya peradangan yaitu :
- Aktivitas dimana menyebabkan iritasi di dalam uretra, aktivitas tertentu dimana dapat menekan lubang keluar pada saluran uretra misalnya ketika berkuda, berseda, berkendara motor, dan lain sebagainya.
- Kondisi ketika daerah miss.V yang sensitive dengan bahan-bahan tertentu misalnya sabun, busa, tissue, alat kontrasepsi, dan lain sebagainya. 
- Efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat-obatan tertentu.


4. Trauma 

Trauma yang terjadi di dalam sistem kemih bisa disebabkan karena dampak benturan, iritasi saat pemasangan selang kateter yang relatif dalam jangka waktu lama, atau bahkan akibat pasca berhubungan yang tidak hati-hati. 



5. Perubahan hormonal 

Pada wanita yang telah mengalami masa menopause (tidak dapat mengeluarkan darah menstruasi lagi), maka menjadi kemungkinan besar akan menderita gejala disuria karena daerah kemaluannya cenderung menjadi relatif lebih kering. 




6. Dehidrasi



Penyebab Disuria Dehidrasi

Salah satu pertanyaan pertama untuk penderita disuria yaitu apakah kamu sudah memenuhi asupan cairan dengan cukup dalam sehari? Disebut dehidrasi konsentrat urin dimana bisa membuat urine yang dikeluarkan berwarna kuning gelap serta mengeluarkan bau yang pekat. Urin terkonsentrasi inilah yang bisa menyebabkan gejala  disuria. Walaupun semua jenis cairan sangat bermanfaat, namun lebih pastikan utamakan meminum asupan air putih sebanyak 60-64 oz. per hari, diluar itu kamu bebas meminum cairan lainnya menurut selera. Terlebih bagi orang-orang yang banyak berkeringat akibat terlalu lama latihan atau cenderung berada di luar ruangan ketika cuaca panas disarankan minum lebih banyak untuk mengganti cairan di dalam tubuh.



7. Kafein dan Alkohol 

Makanan dan minuman yang mempunyai efek diuretik bisa menjadi salah satu penyebab iritasi kandung kemih. Kafein sendiri selain dapat mengiritasi kandung kemih serta dapat menimbulkan gejala kejang kandung kemih. Selain itu fakta bahwa kafein juga merupakan diuretik ringan, dimana berarti cenderung bisa meningkatkan jumlah urine sehingga mengarah pada kebutuhan buang air kecil lebih sering. Bagi kamu yang menyukai kopi atau teh sebagai menemani makan kue di sore hari, cobalah berhenti sejenak mengkonsumsinya dan perhatikan disuria kamu akan menjadi lebih baik atau bahkan sembuh. Disamping kafein, minuman beralkohol juga merupakan minuman yang berefek sebagai diuretik sehingga bisa membuat gejala disuria semakin buruk.



8. Kencing batu 
9. Klamidia 
10. Sistitis (infeksi kandung kemih) 
11. Obat-obatan dimana mempunyai efek samping mengiritasi kandung kemih
12. Genital herpes 
13. Gonore 
14. Bahan-bahan perawatan pribadi, contohnya sabun atau parfum 
15. Infeksi ginjal 
16. Batu ginjal 
17. Prostatitis (radang prostat) 
18. Penyakit menular 
19. Vaginitis 
20. Urethritis (infeksi saluran kencing) 
21. Infeksi saluran kemih 
22. Infeksi jamur 

Saat seseorang mengeluhkan gejala disuria, harus segera diperiksakan ke dokter atau perawatan kesehatan profesional untuk evaluasi kemudian di diagnosis. Sebagian besar penyebab gejala disuria memang karena infeksi saluran kemih sederhana, namun hendaknya dengan evaluasi lengkap oleh seorang dokter di bidangnya sangat diperlukan untuk mendapatkan diagnosa yang tepat bagi kamu,





Related Posts

Disuria Adalah? Ketahui Apa Penyebab Disuria Beserta Gejalanya
4/ 5
Oleh

Artikel Menarik Lainnya

loading...