60+ Manfaat Madu Untuk Kesehatan Tubuh yang Sangat Mengagumkan

Madu sudah pasti banyak diketahui masyarakat bahwa mengandung banyak zat yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.


alami, awet muda, bergizi, kosmetik, kulit, makanan, pencegahan, pencernaan, manfaat, khasiat, manfaat madu, khasiat madu, manfaat madu hitam, manfaat madu untuk wajah, manfaat madu untuk bibir, manfaat madu untuk kulit
Manfaat Madu Untuk Kesehatan Tubuh yang Sangat Mengagumkan



Adapun 60+ Manfaat Madu Untuk Kesehatan Tubuh yang Sangat Mengagumkan yaitu :



Mencegah diabetes (Penganti Gula) 

Gula dan pemanis buatan merupakan salah satu sumber diabetes, untuk mencegah diabetes salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi gula yang minim. Meskipun madu mengandung gula, ia TIDAK sama dengan gula putih atau pemanis buatan. Kombinasi yang tepat dari fruktosa dan glukosa sebenarnya membantu tubuh mengatur kadar gula darah. Beberapa madu memiliki indeks hipoglikemik rendah, sehingga mereka tidak menyebabkan kenaikan gula darah Anda.


Meningkatkan Stamina 

Kalau manfaat madu yang satu ini sudah bukan rahasia umum lagi, tidak perlu dibuktikan, mengapa ? hampir semua minuman energi menempatkn madu sebagai bahannya walaupun dosisnya masih sangat kecil untuk meningkatkan stamina. Selain itu konsumsi madu ini secara langsung juga dapat meningkatkan stamina saat melakukan hubungan suami dan istri.

Meningkatkan Kesuburan Suami dan Istri 

Nah untuk masalah yang satu ini saya mengalami sendiri, tepatnya terjadi pada saudara laki laki saya yang telat mendapatkan anak. Sudah dua tahun menikah belum dikaruniai anak, entah dapat informasi dari mana ia mencoba madu untuk meningkatkan kesuburannya. Namun ternyata benar, sekitar 2 bulan mengkonsumsi hal bahagia tersebut akhirnya datang juga. Namun tentu ini membutuhkan uji klinis kedokteran.


Meningkatkan metabolisme tubuh 

Madu dipercaya sebagai salah satu sumber makanan penting untuk menjaga metabolisme tubuh. Terang saja, hal ini dikarenakan madu merupakan salah satu makanan yang sangat kaya akan nutrisi sehat seperti vitamin, mineral, dan berbagai gizi lainnya


Berpotensi mencegah rendahnya jumlah sel putih 

Mayo Clinic (situs kesehatan online) mencatat bahwa madu dapat digunakan sebagai cara yang menjanjikan dan murah untuk mencegah rendahnya jumlah sel darah putih yang disebabkan oleh kemoterapi. Dalam satu percobaan kecil, 40 persen pasien kanker yang diketahui berada pada risiko neutropenia (jumlah darah sangat rendah) tidak memiliki penurunan sel lebih lanjut dari kondisi kemoterapi ini setelah mengkonsumsi dua sendok teh madu setiap hari selama kemoterapi. Penelitian lebih lanjut diperlukan, tetapi obat herbal ini memiliki potensi besar.


Memerangi Bakteri 

Dalam studi klinis, madu telah terbukti dapat membunuh patogen penyakit karena makanan seperti E. coli dan salmonella, serta methicillin-resistant Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa yang keduanya mungkin terdapat di rumah sakit atau klinik.


Menghilangkan Alergi 

Banyak orang telah mencoba dan mengandalkan kemampuan madu untuk mengurangi gejala alergi musiman. Madu memiliki efek anti-inflamasi dan dikenal untuk menenangkan batuk. Tetapi perlu diketahui manfaat madu untuk mengobati alergi belum terbukti dalam studi klinis. Namun ada beberapa fakta dari para ahli yang mengatakan bahwa madu mengandung jejak serbuk sari bunga dan paparan alergen yang bekerja untuk memerangi reaksi alergi.

Metabolisme Alkohol 

NYU Langone Medical Center mengungkapkan bahwa madu yang diminum secara langsung akan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melakukan metabolisme alkohol. Kemampuan ini akan membatasi keracunan dan mengurangi kadar alkohol dalam tubuh lebih cepat.


Ampuh Menghilangkan Luka 

Dalam berbagai penelitian madu telah dinyatakan efektif dalam mengobati luka. Dalam sebuah penelitian di Norwegia, terapi madu menggunakan Medihoney (madu Selandia Baru yang mengalami proses pemurnian khusus) dan Norwegian Forest berhasil membunuh berbagai bakteri yang terdapat dalam luka. Dalam studi lain, 59 pasien yang menderita luka dan borok kaki, yang mana 80 % dari mereka telah gagal untuk sembuh dengan pengobatan konvensional, lalu diobati dengan madu yang belum diproses. Semua dari mereka (kecuali satu kasus ) menunjukkan peningkatan yang luar biasa setelah diolesi madu. Luka yang steril di awal, tetap steril sampai sembuh, sedangkan luka yang terinfeksi dan borok menjadi steril dalam waktu satu minggu setelah menerapkan madu.


Sumber nutrisi yang lengkap 

Madu mengandung beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh termasuk niacin, riboflavin, asam pantotenat, kalsium, tembaga, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium dan seng. Nahhh… dengan konsumsi madu ini berarti kita memberikan manfaat cukup signifikan untuk memberikan zat pada tubuh kita yang bermanfaat jangka pendek dan panjang.


Meningkatkan daya ingat 

Menurut penelitian yang dilansir dari Reuters, 102 wanita usia menopause diwajibkan untuk mengkonsumsi 20 gram madu sehari. Setelah empat bulan, mereka yang mengkonsumsi madu ternyata meningkat daya ingat jangka pendeknya.


Mencegah Kanker dan Penyakit Jantung 

Dua penyakit paling berbahaya dimuka bumi ini ternyata juga dapat dilakukan dengan mengkonsumsi madu. Zat yang terdapat pada madu mengandung flavonoid, antioksidan yang membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan penyakit jantung.


Menghilangkan Batuk 

Sebuah studi 2007 dari Penn State College of Medicine yang melibatkan 139 anak-anak, menemukan bahwa madu sangat efektif dalam menghilangkan batuk. Dekstrometorfan (DM) dalam madu dapat menenangkan batuk pada malam hari untuk anak-anak dan meningkatkan kualitas tidur mereka. Studi lain juga perna dipublikasikan di Pediatrics yang dilakukan pada 270 anak-anak berusia 1-5 yang mengalami batuk pada malam hari karena pilek. Dalam penelitian ini, anak-anak yang meminum dua sendok teh madu 30 menit sebelum tidur mengalami penurunan intensitas batuk dibandingkan dengan mereka yang tidak meminum madu.



Menghilangkan jerawat

Masalah kulit yang satu ini sering membuat kita jengkel karena membuat kulit wajah kasar dan terkadang menghilangkan bekas yang sulit dihilangkan. Jerawat timbul karena infeksi bakteri dan penumpukan sel kulit mati pada pori-pori yang menimbulkan peradangan dan benjolan merah pada wajah. Madu mengandung senyawa anti bakteri yang dapat membunuh bakteri P.acne penyebab jerawat sekaligus mengurangi radang dan kemerahan pada kulit wajah.



Menyembuhkan luka

Salah satu manfaat madu adalah untuk menyembuhkan luka. Mengoleskan madu pada luka dapat mempercepat proses penyembuhannya. Madu mengandung antiseptik yakni enzim glukosa oksidase yang mampu mencegah infeksi bakteri pada kulit yang terluka. Selain itu, senyawa pinocembrin yang merupakan salah satu antioksidan yang terkandung dalam madu juga efektif dalam menangkal infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang dapat memperparah luka.

Baca Juga : 10+ Manfaat Masker Tomat yang Mengejutkan! Ini Resep 5 Masker Tomat Sesuai Jenis Kulitmu

Memperkuat kekebalan tubuh

Banyak penelitian yang telah membuktikan pengaruh madu terhadap sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan penelitian Abuharfeil et al., pada tahun 1999 menyebutkan bahwa madu dapat merangsang pembentukan sel –sel imun seperti sel natural killer, sel limfosit B dan T yang berfungsi dalam menangkal serangan penyakit. Madu juga dapat merangsang produksi antibodi yang diperlukan dalam proses penyembuhan dalam tubuh, hal ini telah dibuktikan oleh Al-Waili and Haq dalam penelitiannya pada tahun 2004.



Memperbaiki fungsi saluran cerna

Dalam sistem pencernaan, terdapat bakteri baik atau normal flora yang membantu proses pencernaan makanan seperti bakteri yang hidup pada usus besar. Tidak hanya kaya akan nutrisi, madu juga mengandung normal flora atau bakteri baik seperti bifidobakteria dan lactobacillus yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam saluran cerna dan mendukung proses pencernaan dalam usus besar. Bakteri ini juga berfungsi melindungi saluran cerna dari pengaruh buruk bakteri pathogen seperti bakteri penyebab diare, Helycobacter pylori.



Menurunkan kadar kolesterol

Kolesterol jahat adalah musuh bagi jantung dan pembuluh darah. Kolesterol jahat atau yang dikenal dengan istilah Low Density Lipoprotein (LDL) dapat menyumbat pembuluh arteri dan meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung. Tidak hanya meningkatkan stamina, manfaat madu yang lain adalah untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini dikarenakan dalam madu itu sendiri mengandung senyawa aktif dan antioksidan yang berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol.



Mencegah kerusakan hati

Konsumsi alkohol berlebih dapat menimbulkan efek negatif dan merusak organ hati dalam jangka waktu tertentu. Madu dapat membantu proses detoksifikasi alkohol atau senyawa ethanol dalam darah. Penelitian menyebutkan bahwa mengkonsumsi madu setelah minum alkohol mampu mempercepat proses eliminasi ethanol dan menghilangkan efek negatif alkohol dari dalam tubuh.

Baca Juga : 10+ Lebah Madu Penghasil Madu Yang Berkhasiat Bagi Kesehatan, Ini Penjelasannya

Meningkatkan nafsu makan

Terkadang kita kehilangan selera makan dikarenakan stress atau hal lainnya dan hal ini bisa mengganggu sistem kerja tubuh. Madu bisa dikonsumsi untuk mengatasi masalah tersebut karena mampu merangsang produksi hormon ghrelin atau hormon peningkat nafsu makan. Berikan madu secara rutin untuk meningkatkan nafsu makan terutama pada anak-anak yang susah makan.



Menyegarkan nafas

Kebiasaan berkumur dengan air hangat yang dicampur madu setiap pagi dapat membantu menghilangkan bau nafas yang tidak sedap sekaligus menyegarkan mulut. Senyawa anti bakteri yang terkandung dalam madu dapat membasmi bakteri dalam rongga mulut yang merupakan penyebab nafas tidak sedap.



Mencegah tumor dan kanker

Tidak banyak yang mengetahui bahwa madu dapat mencegah timbulnya tumor dan kanker dalam tubuh. Madu mengandung senyawa antimutagenic yang mampu mencegah zat-zat berbahaya masuk kedalam jaringan dan menyebabkan mutasi sel. Penelitian menyebutkan bahwa senyawa anti tumor yang ada pada madu dapat memicu apoptosis pada sel tubuh yang rusak serta mencegah proses metastasis sel kanker. Apoptosis adalah mekanisme bunuh diri yang dilakukan oleh sel yang termutasi agar sel tersebut tidak berkembang menjadi penyakit kanker sementara metastasis adalah proses penyebaran sel kanker dari suatu organ ke organ lainnya melalui peredaran darah.



Membantu menurunkan berat badan

Madu memang mengandung gula dan kalori, akan tetapi jika digunakan dengan benar madu dapat digunakan untuk membantu program penurunan berat badan. Ganti konsumsi gula tebu atau gula pasir dalam makanan manis dengan madu yang memiliki indeks glikemiks lebih rendah dibandingkan dengan gula tebu atau gula pasir, agar kalori makanan tetap terkontrol dan kadar gula darah tidak naik secara drastis. Makanan manis dengan indeks glikemiks yang tinggi akan menaikkan kadar gula dalam darah dengan cepat dan merangsang rasa lapar.



Manfaat Madu untuk Menguatkan akar rambut

Sama seperti organ tubuh lainnya, rambut memerlukan nutrisi untuk tetap kuat dan sehat. Madu kaya akan nutrisi seperti protein dan vitamin yang dapat menutrisi akar rambut sehingga tidak mudah rontok. Masker madu yang dicampur dengan gel lidah buaya dapat diaplikasikan pada rambut untuk mengembalikan kelembutan dan kelembabannya, terutama jika rambut mudah patah dan kasar.



Melembabkan kulit dan bibir

Kita sering mendengar cerita bahwa ratu Mesir, Cleopatra rutin menggunakan madu sebagai perawatan kulitnya. Cerita tersebut benar adanya karena madu mengandung nutrisi yang dapat melembabkan dan menghaluskan kulit. Anda dapat mencampur madu dengan sabun atau masker tubuh yang biasa anda gunakan sebelum mandi. Untuk melembabkan bibir, oleskan madu pada bibir yang kering sebelum tidur.



Mengobat arthritis

Arthritis adalah penyakit yang muncul akibat peradangan pada sendi dan menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat pada penderitanya. Senyawa anti inflammatori pada madu mampu mencegah terjadinya peradangan pada sendi dan mengobati rasa sakit yang timbul. Penelitian menyebutkan bahwa efek pain killer atau pereda sakit pada madu sama dengan efek yang ditimbulkan oleh obat-obatan pereda nyeri seperti aspirin.




Meredakan demam

Demam tinggi merupakan indikasi bahwa tubuh mengalami gangguan atau gejala penyakit tertentu. Jika tidak segera ditangani, demam dapat menyebabkan kejang dan komplikasi lainnya terutama pada anak-anak. Madu mengadung senyawa antiinflamasi yang dapat meredakan peradangan sekaligus meningkatkan respon kekebalan dalam tubuh. Minumlah satu atau dua sendok madu dengan air hangat untuk menurunkan demam.



Menurunkan resiko penyakit jantung

Penyakit jantung dapat dialami oleh siapa saja bahkan menyebabkan kematian pada usia muda. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) angka penderita penyakit jantung meningkat setiap tahunnya dan penyakit ini menempati peringkat pertama sebagai penyebab angka kematian tertinggi di dunia. Antioksidan yang terkandung dalam madu dapat menangkal efek radikal bebas yang dapat merusak sel jantung serta menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Seperti yang disebutkan sebelumnya, kolesterol jahat dapat terakumulasi dalam dinding pembuluh arteri dan meningkatkan resiko penyakit jantung.



Kaya akan antioksidan

Madu yang berkualitas tinggi mengandung banyak antioksidan penting seperti fenol, enzim, dan senyawa flavanoid dan asam organic. Para ahli mempercayai bahwa kombinasi dari senyawa-senyawa tersebut yang membuat madu kaya akan antioksidan dan dalam dua penelitian telah menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan nilai antioksidan dalam darah. Antioksidan diketahui berperan penting dalam mengurangi risiko serangan jantung, stroke, berbagai jenis kanker, dan kemungkinan dapat meningkatkan kesehatan mata.




Manfaat Madu untuk ibu hamil

Manfaat madu untuk ibu hamil sangat banyak, antara lain; menambah tenaga, memperkuat daya tahan tubuh selama kehamilan, meningkatkan nafsu makan, memudahkan bab, membantu janin tumbuh dan berkembang dengan sehat, menguatkan janin, mengurangi rasa mual, dan mencegah ibu hamil terserang berbagai penyakit.

Baca Juga : 18 Manfaat Air Putih Yang Tidak Kamu Sangka ! Sungguh Menakjubkan !

Mengurangi kadar trigliserida

Kadar trigliserida pada darah merupakan faktor lain risiko penyakit jantung dan pertanda resistansi terhadap insulin yang merupakan penyebab diabetes tipe-2. Kadar trigliserida meningkat karena mengkonsumsi gula dan karbohidrat olahan. Menariknya, dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi madu secara teratur dapat mengurangi kadar trigliserida, khususnya apabila madu digunakan sebagai pengganti gula.




Meningkatkan HDL (kolesterol baik)

Mempunyai kadar LDL (kolesterol jahat) yang tinggi merupakan faktor utama risiko penyakit jantung. LDL menyebabkan atherosclerosis, yaitu penumpukan lemak pada arteri yang menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa madu dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) di dalam tubuh, misalnya sebuah penelitian yang dilakukan pada 55 pasien dengan membandingkan konsumsi madu dan gula, menunjukkan bahwa madu mengurangi kadar LDL sebesar 5,8% dan meningkatkan kadar HDL sebesar 3,3%.




Mengurangi tekanan darah

Madu diketahui dapat mengurangi tekanan darah yang merupakan faktor penting penyakit jantung. Hal ini dikarenakan madu mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengurangi tekanan darah. Penelitian yang dilakukan pada tikus dan manusia, keduanya telah menunjukkan hasil yang baik perihal peran madu dalam mengurangi tekanan darah dengan mengkonsumsinya.




Sebagai anti infeksi virus

Selain efek antibakteri dan antijamur, madu juga menunjukan efek antivirus. Pada penelitian Al-Waili tahun 2004 ia menemukan pemberian madu pada infeksi virus herpes sangat aman dan efektif jika dibandingkan dengan obat cream antivirus. Mekanisme antivirus pada madu lebih kepada infeksi virus yang memiliki gejala pada kulit.




Sebagai prebiotik

Madu banyak mengandung senyawa prebiotik yang berbentuk oligosakarida dan berbagai senyawa lain. Prebiotik adalah zat makanan yang tidak dapat dicerna usus, berfungsi sebagai suplemen untuk pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan. Madu menjaga flora normal saluran pencernaan seperti Strep. thermophilus, Lactobacillus acidophilus, Lacto. delbruekii and Bifidobacterium bifidum yang bermanfaat menjaga kesehatan saluran pencernaan.



Pengawet makanan alami

Kandungan hidrogen peroksida dan antioksidan pada madu mampu mencegah pertumbuhan dari bakteri pada makanan yang dapat menimbulkan penyakit seperti Shigella (penyebab disentri), Listeria monocytogenes dan Staphylococcus aureus.



Selain itu manfaat madu antara lain adalah :



  • -Mencegah penuaan dini
  • -Mencegah kulit keriput
  • -Menyamarkan flek hitam
  • -Mengecilkan pori-pori wajah
  • -Menghaluskan wajah
  • -Menyamarkan noda bekas jerawat
  • -Menghilangkan komedo
  • -Mengangkat sel kulit mati
  • -Pelembap alami wajah yang kering
  • -Mengatasi bibir pecah-pecah
  • -Menguatkan akar rambut
  • -Membasmi kutu rambut
  • -Menghitamkan rambut
  • -Membuat rambut lebih berkilau
  • -Mencegah anemia
  • -Mencegah penyakit sinus kronis
  • -Menghentikan cegukan
  • -Menghilangkan bau mulut
  • -Membersihkan sistem pernapasan dari lendir.



alami, awet muda, bergizi, kosmetik, kulit, makanan, pencegahan, pencernaan, manfaat, khasiat, manfaat madu, khasiat madu, manfaat madu hitam, manfaat madu untuk wajah, manfaat madu untuk bibir, manfaat madu untuk kulit,


Nah itu lah artikel mengenai Manfaat Madu Untuk Kesehatan dan Khasiat  nya , semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua, ingat terus untuk tetap dan selalu utamakan kesehatan .



0 Response to "60+ Manfaat Madu Untuk Kesehatan Tubuh yang Sangat Mengagumkan"

Post a Comment